Doa Iftitah

Setelah sempurna Takbir takbirotul ihrom, maka dianjurkan diam sejenak lebih kurang 1 atau 2 detik ( sekira baca tasbih; Subhaanalloh), atau biasa disebut Saktah.

Setelah itu baru dilanjutkan membaca do'a Iftitah ( sunnah).

Do'a Iftitah sendiri ada banyak ragamnya.

Saya coba tuliskan beberapa contoh do'a iftitah, kali ajah bisa buat pilihan yg paling enak dan nyaman dibaca:

وجهت وجهي للذي فطرالسموات والارض حنيفا مسلما وما انا من المشركين، ان الصلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين لا شريك له وبذالك امرت وانا من المسلمين

Ada juga yang seperti ini :

الحمد لله حمدا كثيرا طيبا مباركا فيه

contoh lain do'a iftitah :

الله اكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة واصيلا

Contoh yang lain :

اللهم باعد بيني وبين خطايا كما باعدت بين المشرق والمغرب ، اللهم نقني من الخطايا كما ينقى الثواب الابيض من الدنس، اللهم اغسلني بالماء والثلج والبرد

Diantara semua do'a2 yang telah kami sebut, maka yang pertama lebih afdlol, dan disunnahkan menggabungkan semua do'a2 tersebut bagi yang sholat sendirian.

Setelah selesai baca do'a Iftitah ( dalam satu keterangan tidak dianjurkan diawali dengan Ta'awwudz), maka sunnah diam sejenak datu atau dua detik sekiranya cukup baca Subhaanalloh ( saktah) baru membaca Surat Alfatihah.

Dalam Alfatihah ini, Sunnah membaca Ta'awwudz terlebih dahulu, baru lanjut membaca Alfatihah yang terdiri dari 7 ayat, demikian teks lengkpnya :

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين
الرحمن الرحيم
مالك يوم الدين
اياك نعبد واياك نستعين
اهدنالصراط المستقيم
صراط الذين انعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولالضالين

Diam sekitar satu atau dua detik sekiranya cukup membaca Subhaanalloh sebelum mengucap AAMIIN , faidahya supaya tidak dianggap Aamiin itu bagian dari surat Alfatihah.

Disunnahkan membaca do'a secara lengkap:

رب اغفرلي ولوالدي امين

Makmum cukup mengaminkan, dan Imam yang dapat kesunnahan membacanya, karna do'a tersebut untuk bacaan pribadi.

Sedikit tambahan, dalam membaca ayat terakhir, makruh waqof pada kalimat 'alaihim yg pertama, kecuali memang nafasnya gak sampai, maka boleh waqof.

Karna bagi yg menganggap Bismillah bukan bagian surat Alfatihah, maka 'alaihim yg pertama adalah akhir ayat yang keenam, dan Ghoiril Maghdluubi Awal ayat ketujuh.

Dalam sholat berjama'ah, setelah membaca Aamiin, Imam diam kembali dengan diam yang cukup panjang, sekiranya cukup memberi waktu makmum membaca surat Alfatihah.

Dalam menunggu, imam sunnah membaca do'a atau membaca surat2 Alqur'an secara pelan, kalau sudah dianggap cukup, baru dilanjutkan membaca surat seperti biasa, dan makmum mendengarkan bacaan Imam.

* Disunnahkan dalam sholat shubuh dihari Jum'at, diroka'at pertama membaca Surat Assajadah secara lengkap, kemudian diroka'at kedua membaca surat Al Insaan juga secara lengkap, makruh bila dibaca ringkesnya saja ( hanya baca beberapa ayat ).

* dalam sholat jum'at, sunnahnya dirokaat pertama membaca surat aljum'ah secara lengkap, dan roka'at kedua surat Almunaafiqun juga sampai selesai.

Atau boleh juga dengan Membaca Sabbihismarobbika sampai selesai, dan roka'at kedua Hal Ataaka juga secara lengkap.

Antara yg pertama dan kedua sama2 shohih, jadi gak ada yg lebih utama....