ngaji Kitab Washiatul Musthofa 3


يا علي : إذا غضب الله على احد رزقه مالا حراما، فإذا اشتد غضبه عليه وكل شيطانا يبارك له فيه ويصحبه ويشغله بالدنيا عن الدين ويسهل له امور دنياه ويقول الله غفور الرحيم

Ya 'Aliyyu idza ghodaballohu ala ahadin rozaqohu malan haroman, faidza ishtadda ghodabahu alaihi wakkala bihi syaithonan yubariku lahu fihi wa yushibuhu wa yushgiluhu biddun-ya anid diini wa yusahhilu lahu umuro dun-yahu wa yaquulu (Allohu Ghofurun Rohim)

Artinya : Wahai 'Ali, ketahuilah bahwa sesungguhnya apabila Alloh SWT memurkai/Memarahi seseorang, maka untuk orang itu akan diberikannya rizqi harta yang haram, dan apabila telah bertambah kemurkaannya kepada orang itu, maja Alloh wakilkan satu Syaitan yang akan memperbanyakkan orang itu barang" berasal dari yang haram dan syaitan itu juga akan senantiasa mendampinginya serta menyibukkannya dengan berbagai urusan duniawinya daripada urusan untuk keperluan dirinya kepada Agamanya serta memudahkan baginya segala urusan keperluan duniawinya dan menjauhkannya dari segala kebutuhan agamanya dengan selalu membisikkan kepada orang itu dengan kata" (Alloh maha pengampun dan maha penyayang)

Maksud bisikan syaitan disini adalah, agar orang itu tidak lagi mengkhawatirkan dirinya dari segala dosa yang diperbuatnya sehingga dia tak lagi menghiraukan segala dosa yang ia perbuat dan tidak akan bertaubat dari dosa yang telah dilakukannya.

Inti dari kajian kali ini adalah, jangan kita sangka bahwa setiap rizqi melimpah yang Alloh berikan kepada kita semuanya itu adalah Nikmat karena Alloh sayang kepada kita, namun bisa jadi Rizqi yang melimpah yang kita terima itu adalah sebuah bentuk kemurkaan Alloh kepada kita sehingga kita terlena dan lalai dengan kewajiban kita kepadaNya.

Wallohu A'lam

Semoga bermanfaat...