ngaji Kitab Washiatul Musthofa 4


يا علي : ما سافر احد طالبا الحرام ماشيا الا كان الشيطان قرينه، ولا راكبا الا كان رديفه، ولا جمع احد مالا حراما الا اكله الشيطان، ولا نسي احد اسم الله تعالى عند الجماع الا شاركه الشيطان في ولده، وذالك قوله تعالى « وشاركهم في الاموال والاولاد وعدهم»

Artinya : Wahai 'Ali, ketahuilah bahwa sesungguhnya, apabila seseorang melakukan safar (perjalanan) guna memperolah sesuatu yang haram dan dia menempuh perjalanannya itu dengan berjalan kaki, maka syaitanlah yang akan menjadi pendampingnya dan apabila dia menempuhnya dengan berkendaraan, maka syaitanlah yang menjadi pemboncengnya, dan apabila seseorang mengumpulkan harta yang haram, maka syaitanlah yang memakannya, dan apabila seseorang lupa tidak menyebut nama Alloh (basmalah) ketika akan menyetubuhi istrinya, maka syaitan akan turut menyetubuhi istrinya sehingga syaitan itu mempunyai andil didalam diri anaknya (yang lahir dari hasil persetubuhan itu) begitulah makna yang terkandung dalam firman Alloh SWT pada ayat :
(Dan berserikatlah/berkongsilah engkau wahai syaitan dengan mereka didalam harta" dan anak" mereka dan janjikanlah kepada mereka dengan janji"mu yang muluk)

Begitulah proses terjadinya keturut sertaan syaitan mempunyai andil pada diri seorang anak, karena benihnya dapat menyertai benih yang dipancarkan orang itu kedalam rahim istrinya, adapun menyertai penyatuan badan suam dengan istrinya dengan Asma Alloh (Basmalah) itulah satu"nya cara untuk mengantisipasi dan menangkal agar hal tersebut tidak terjadi.

Berhubung pengetahuan tentang hal ini tidak dihiraukan oleh beberapa orang pada masa sekarang ini dan duduk permasalahan tentang hal ini sangat jauh diluar jangkaun mereka, maka tidak heran jika kebanyakan manusia pada masa sekarang, hanya fisiknya saja yang berbentuk manusia, adapun pada hakekatnya adalah sebagaimana dinyatakan hadits diatas, yakni ada benih Syaitan dalam dirinya.
Kalau anda tidak rela Istri anda disetubuhi oleh syaitan maka usahakan jangan sampai lupa membaca basmalah atau do'a ketika hendak menyetubuhi istri anda seperti do'a (Allohumma Jannibnas Syaithon Wajanibis Syaithona Maa Rozaqtana)

Wallohu A'lam.

Semoga bermanfaat....